Komodo tour, Sewa Kapal labuan bajo, Wisata pulau komodo

Apa kamu termasuk salah satu orang yang bercita-cita untuk traveling ke Pulau Komodo, ShopBackers? Jangan buru-buru ke sana sebelum memperhatikan 5 tips di bawah ini, ya. Meski sepertinya akan sangat menyenangkan, karena kamu bisa dengan leluasa menikmati pemandangan alam dan dekat dengan hewan langka, tapi traveling ke sini juga sekaligus berbahaya jika kamu tidak mematuhi beberapa peraturan yang ada. Perhatikan betul tips di bawah ini dan persiapkan betul-betul sebelum keberangkatanmu, ya!

Kamu harus ditemani pemandu saat di sana
Karena Pulau Komodo yang terletak di Nusa Tenggara Timur (NTT) ini memang sangat luas dan juga berisi banyak komodo, jangan pernah menelusurinya sendirian. Harus diakui, kalau kamu pasti masih asing dengan wilayahnya. Karenanya, jangan pernah berpencar dari rombongan dan selalu ikuti apa kata ranger atau pemandu. Ingat, komodo itu binatang buas dan langka. Inilah alasannya kamu harus selalu berada di dekat ranger, karena sejauh ini hanya mereka yang bisa menghadapi dan mengendalikan komodo. So, jangan macam-macam, ya!

Jangan membuat gerakan tiba-tiba dan berteriak
Penglihatan komodo memang buruk, tapi jangan salah, komodo memiliki indra penciuman dan pendengaran yang sangat baik. Meskipun kelihatannya si hewan besar ini hanya diam saja dan bermalas-malasan, tetap jangan pernah mengganggunya ya, karena komodo ini bisa berlari sangat kencang dan mengejarmu, bahkan konon kecepatannya sampai 20km per jam, lho! Maksud gerakan tiba-tiba di sini ialah loncat atau menghindar mendadak saat melihat komodo. Gerakan yang mendadak ini dianggap sebagai salah satu ancaman bagi sang komodo, inilah alasannya kenapa mereka akan melakukan serangan. Berjalanlah di belakang ranger dan bersikaplah normal tanpa mengeluarkan suara yang terlalu berisik.

Hindari berkunjung saat sedang menstruasi
Hal ini juga tak boleh kamu sepelekan. Sebab, seperti yang tertulis sebelumnya, komodo sangat sensitif dalam mencium bau darah. Konon katanya, binatang purba ini bisa mengendus bau darah dari jarak 5 kilometer, lho. Nah, resiko ini akan jadi lebih besar saat kamu sedang mendapat siklus bulanan tadi. Tapi, bukan berarti kamu tak boleh berkunjung sekali, ada baiknya beritahukan kondisimu kepada ranger, karena dia akan memberikanmu perhatian khusus nantinya. Tenang, kamu masih bisa ikut menelusuri Pulau Komodo dan berjumpa dengan mereka kok, selama berada dekat dengan sang ranger tadi.

Kalau dikejar komodo, berlarilah zig-zag dan naiklah ke tempat yang lebih tinggi
Meski komodo adalah pelari yang hebat, tapi mereka hanya bisa berlari lurus. Jadi, kalau memang pada akhirnya kamu dikejar oleh mereka, kuasailah teknik berlari zig-zag. Masih ingat kan kalau penglihatan mereka tak bagus? Kalau masih dikejar juga, cari tempat lebih tinggi dan naiklah ke atasnya. Rumah panggung di kawasan tersebut misalnya, karena komodo akan kesulitan untuk naik tangga. Tapi kamu harus tetap waspada, karena seringkali si besar ini akan menunggumu dengan berteduh di bawah bangunan. Hati-hati juga dengan air liur komodo, ya. Konon, banyak sekali bakteri mematikan yang terdapat dalam air liurnya ini yang tentunya dapat mengancam nyawa seseorang.

Jangan pakai baju warna merah
Ada mitos yang beredar di kalangan wisatawan, yakni dilarang menggunakan baju berwarna merah karena dapat membuat komodo jadi agresif dan berujung menyerangmu nantinya. Katanya sih, hewan besar satu ini tak jauh beda dari banteng. Meski banyak orang menganggapnya hanya mitos, tapi kamu harus tetap waspada, ya. Intinya, memakai baju apapun kalau kamu tak sengaja mengganggu mereka, kamu akan tetap diserang dan dikejar.

Follow Us

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *